KOPERASI
DI MASA SEKARANG
DISUSUN
OLEH :
NAMA :
ROSIDAH PANJAITAN
NPM :
25217400
KELAS :
2EB15
M.
PEL :
EKONOMI KOPERASI#
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2018/2019
Koperasi
Indonesia didirikan pada tanggal 12 Juli 1960 oleh Drs. Moh. Hatta. Pada waktu
itu beliau menjabat sebagai Wakil Presiden. Beliau memang ahli ekonomi. Menurut
beliau ekonomi kerakyatanlah yang bisa mensejahterakan rakyat Indonesia. Atas
jasanya di bidang koperasi, Drs.
Moh. Hatta diangkat menjadi Bapak Koperasi Indonesia.
Tanggal 12 Juli ditetapkan sebagai Hari Koperasi.
Koperasi pada intinya adalah pembentukan badan usaha yang
bertujuan untuk menggalang modal dan kerja sama untuk mencapai tujuan anggota.
Pembentukan badan usaha koperasi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan barang dan
jasa bagi para anggota, baik yang bersifat individual maupun kelompok.
Perekonomian nasional dengan demikian menjadi sangatlah penting dalam usaha
mencapai cita-cita yang diharapkan. Perekonomian yang tujuan utamanya adalah
pemerataan dan pertumbuhan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebab, tanpa
perekonomian nasional yang kuat dan memihak kepada rakyat maka tidak akan
terwujud cita- cita tersebut. Koperasi memperoleh hak untuk hidup dan
berkembang di Indonesia. Koperasi yang sudah dibangun selama ini juga jumlahnya
sudah cukup banyak. Jumlah ini merupakan aset yang harus dipelihara dan
diberdayakan agar dapat berkembang membantu pemerintah untuk memerangi
kemiskinan dan menyediakan lapangan kerja. Jika sekarang masih banyak koperasi
yang tumbuh belum mampu mencapai tujuan bersama anggotanya, mereka harus
diberdayakan melalui pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar untuk meningkatkan
kemampuan memahami jati diri dan menerapkannya di dalam dunia nyata.
Koperasi juga memberikan banyak
manfaat kepada masyarakat. Berikut
beberapa hal yang menjadi manfaat koperasi bagi masyarakat di Indonesia :
1. Menawarkan barang dan jasa dengan harga lebih murah
2.
Menumbuhkan motifasi
berusaha yang berkeperimanusiaan
3.
Menumbuhkan sikap jujur
dan terbuka
4.
Melatih sikap mandiri
5.
Melatih menggunakan
pendapat secara efektif
6.
Memperoleh pinjaman
dengan mudah
7.
Menanamkan disiplin dan
tanggung jawab
8.
Mendidik untuk bisa
bekerja sama
Peran Koperasi dalam
perekonomian kemajuan pembangunan koperasi di Indonesia, dapat ditinjau dari
jumlah koperasi, jumlah anggota, kekayaan koperasi, dan banyaknya usaha. Secara
umum, koperasi di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat. Namun masih
terdapat beberapa kendala untuk pengembangannya sebagai badan usaha. Peran
koperasi di Indonesia sangatlah penting, dari pembuka pintu gerbang usaha kecil
dan menengah, menciptakan masyarakat yang mandiri, penggerak perekonomian dan
menciptakan pasar baru. Pemanfaatan koperasi secara maksimal dan optimal
diharapkan akan menciptakan perekonomian nasional yang selaras dengan
pertumbuhan koperasi tersebut. Mengurangi tingkat pengangguran yang tinggi,
menaikan pendapatan rumah tangga dan juga memperkecil tingkat kemiskinan
masyarakat. Koperasi pada saat ini mengalami kurang perhatiannya dari
pemerintah pusat. Dikarenakan banyak penyelewengan dana atau modal koperasi itu
sendiri. Inilah yang menghambat tumbuh dan kembangnya perkoperasian di Indonesia.
Tanpa disadari, koperasi telah membuka lapangan kerja tersendiri dikalangan
anggota, dan juga menjaga kestabilan harga yang menguntungkan anggota koperasi.
Dengan demikian pembangunan koperasi perlu dilanjutkan, karena koperasi dapat
mengatasi semua masalah yang muncul seperti masalah kemiskinan, jumlah
pengangguran yang semakin tinggi. Perkembangan koperasi secara nasional di masa
yang akan datang diperkirakan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan
namun masih kurang secara kualitas. Untuk itu diperlukan komiten yang kuat
untuk membangun koperasi yang mampu mandiri sesuai dengan jatidiri koperasi.
Hanya koperasi yang berkembang yang akan melaksanakan nilai dan prinsip
koperasi, sehingga mampu bertahan dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.
Untuk mengelola koperasi yang sudah berjalan perlu dibangun sistem pendidikan
yang efektif dan harus dilaksanakan untuk pengembangan organisasi, usaha dan
mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Inilah salah satu nilai koperasi
yang tidak ada pada organisasi lain yang perlu terus dilaksanakan dan
dikembangkan.
DAFTAR PUSTAKA
2. Noer
Soetrisno : Rekonstruksi Pemahaman Koperasi, Merajut Kekuatan Ekonomi Rakyat,
Instrans, Jakarta 2001.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar